Holy shit, its been years.
Yep, kata itulah yang kadang kita ucapkan ketika kita sudah lama tidak melakukan sesuatu/bertemu seseorang dan sebagainya. In this case, its been years since i log on my blog. 3 years to be exact. This blog is getting dusty, well whatever im not a clean freak so ill leave it dusty.
Its 2015, im now 22 years old and on 4th years of my college days. Whats been happening? What am i up to? What will i become?
Honestly, things turn from good to worse. I dont know yet if its will be my worst, but boy, sure i have a worst time since my birth. I miss my old self, yeah. Nothing good been happening around me. Loneliness and Depression are my friend. A 22 years old man with no goal, no motivation, just wanna keep living for god knows how long i still want to live.
Things been shit around me that make me want to do something unthinkable. Someone once told me that my life will be full of shit until im 27 years old. Until then, he told me to enjoy my suffering. Well, i guess slowly but sure, i walked toward his propechy.
No one care about me, like no one at all, except for my parents which i appreciate. They are parents afterall. But deep down, i always wonder. What if they had a chance to change me with other parents son, like swapping son? Will they do it? I guess they wont hesitate to do it since ive been an asshole for months. Im an ungrateful son if i may say.
Ive been into this weaboo stuff. I guess this is the root cause beside myself that made me like this. Theres this series that have MC we can relate to. One of the best monolog ive heard is this :
"“What if?”
This is a “what if?” scenario.
What if life was like a game where you could load up a save file and
go back to a point where you could alter your choice? Would your life
change in any way?
The answer is a resounding no.
Only those who were blessed with choices would benefit. To those who
never had those choices in the first place, that hypothetical scenario
was meaningless.
As such, there would be no regrets. More accurately, it was life itself that was the epitome of regrets.
That’s how it was.
There was also the “little too late” scenario. Once you got started
on “what if” scenarios, you wouldn’t see the end of it. Nothing would
change regardless of the answer you gave. The moment you had settled on a
decision, it was already too late to take it back.
Ifs, parallels, and loops were constructs that didn’t exist in this
world. In short, the scenarios in life were all linear. Preaching for
possibilities was nothing but a futile effort.
I was fully aware of how wrong I was. The world, however, was a bigger perpetrator than I was.
It was ridden with wars, poverty, discrimination and a bunch of other
things. Job hunting could easily go unrewarded with absolutely no
offers. Even part time jobs took your pocket change as collateral
damage, particularly in the cases where you had to cover the missing
amount from your own pocket when you had to do a money count.
So where exactly did this world’s truth exist? A truth defined by the
wrongdoings of this world couldn’t be called a truth at all.
On the other hand, the truth may very well be in the form of all that was wrong in that world instead.
But, was there any meaning in trying to prolong something that was bound to end?
Eventually, you’ll lose everything. This was an absolute truth.
But still, even so.
The eventual loss of everything had beauty to it.
The eventual end of everything had meaning to it. Even things like
temporary repose, a combination of stagnation and uncertainty in life,
would eventually be something you couldn’t deal with anymore.
Coming to terms with these truths was what you should be doing.
One day, sure enough, you’ll look back on the things you had lost as
if they were treasures you had come to adore and as if they were similar
to the happiness of drinking sake by yourself."
Pretty long monolog, eh. Yep, but that was a great point. As i hate to say, i think i want to reload my old save point and change all my shit thats been happening to my life.
I think someone must Suicide Watch me.
Jumat, 01 Mei 2015
Jumat, 17 Agustus 2012
And we wish you HAPPY BIRTHDAY!!
just another post, but but, i dedicate this post to my friend who just got 20 and right now is on a far far far away land. HERE GOES WITHOUT SAYING!!
dan yang paling ga enak untuk diucapkan adalah ternyata butuh H+11 untuk membuat dan memposting tentang hal ini dari waktu yang di tentukan. we're just a bunch of lazy people i guess.
dan yang paling ga enak untuk diucapkan adalah ternyata butuh H+11 untuk membuat dan memposting tentang hal ini dari waktu yang di tentukan. we're just a bunch of lazy people i guess.
And we wish you get all your wish pals.
Selasa, 31 Juli 2012
THIS WORLDS AN UGLY PLACE BUT YOU'RE SO BEAUTIFUL FOR ME
Dunia ini begitu buruk, Namun kamu begitu cantik buatku. Sepenggal lirik dari reff GOING AWAY TO COLLEGEnya BLINK 182. A band consist of three awesome guys.
Manusia adalah hewan yang berpikir, pikiran kita tidak ada yang membatasi, jadi terkadang kita mempunyai pikiran yang bener2 gk pasti banget.
Anyway, pernah terbesit dipikiranku bahwasanya, TEMPAT INI KEKNYA SUSAH BANGET SIH. KEJAM, GK BERADAB, GK NYAMAN BANGET UNTUK DITINGGALI. ORANG-ORANGNYA GK COCOK AMA KITA, GK ADA YANG BENER DISINI, SEMUA YANG ADA DISINI, DI DUNIA INI BULLSHIT, SAMPAH!!! itulah anggapan ku selama ini, bahkan ampe sekarang, detik ini ketika tulisan ini dibuat dengan emosi yang campursari
NAMUN DIBALIK SEMUA ITU, DIBALIK KEJELEKAN, KEBURUKAN, KEBANGSATAN, DAN KE- KE- LAINNYA YANG MEMPUNYAI ARTI JELEK, PASTI ADA, ORANG YANG BEGITU CANTIK BUAT KITA, BUKAN CANTIK SECARA FISIK MAUPUN SIFAT, TAPI BERHARGA YANG MEMBUAT KITA INGIN BERBAGI DENGANNYA DI DUNIA YANG JELEK INI. AFTERALL, ORANG ORANG CANTIK INILAH YANG MASIH MEMBUAT KITA BERTAHAN DIDUNIA INI, BERTAHAN DARI KEINGINAN UNTUK MATI. PASTI ADA!! ADA!! KALO NGGA' ADA, ANDA TIDAK AKAN BERTAHAN DAN MEMILIH UNTUK MENINGGALKAN DUNIA YANG JELEK INI, KARENA MEREKALAH KITA BERANI BERDIRI.
Dunia ini begitu buruk, Namun kamu begitu cantik buatku. Dan sepenggal reff dari lagu itupun membuatku menyadari masih ada orang yang cantik buatku. orang yang menanti kita untuk pulang, yang membuat kita melepas penat dan lelah, yang menanti senyum kita dan tersenyum buat kita, people we care about and care about us...
Manusia adalah hewan yang berpikir, pikiran kita tidak ada yang membatasi, jadi terkadang kita mempunyai pikiran yang bener2 gk pasti banget.
Anyway, pernah terbesit dipikiranku bahwasanya, TEMPAT INI KEKNYA SUSAH BANGET SIH. KEJAM, GK BERADAB, GK NYAMAN BANGET UNTUK DITINGGALI. ORANG-ORANGNYA GK COCOK AMA KITA, GK ADA YANG BENER DISINI, SEMUA YANG ADA DISINI, DI DUNIA INI BULLSHIT, SAMPAH!!! itulah anggapan ku selama ini, bahkan ampe sekarang, detik ini ketika tulisan ini dibuat dengan emosi yang campursari
NAMUN DIBALIK SEMUA ITU, DIBALIK KEJELEKAN, KEBURUKAN, KEBANGSATAN, DAN KE- KE- LAINNYA YANG MEMPUNYAI ARTI JELEK, PASTI ADA, ORANG YANG BEGITU CANTIK BUAT KITA, BUKAN CANTIK SECARA FISIK MAUPUN SIFAT, TAPI BERHARGA YANG MEMBUAT KITA INGIN BERBAGI DENGANNYA DI DUNIA YANG JELEK INI. AFTERALL, ORANG ORANG CANTIK INILAH YANG MASIH MEMBUAT KITA BERTAHAN DIDUNIA INI, BERTAHAN DARI KEINGINAN UNTUK MATI. PASTI ADA!! ADA!! KALO NGGA' ADA, ANDA TIDAK AKAN BERTAHAN DAN MEMILIH UNTUK MENINGGALKAN DUNIA YANG JELEK INI, KARENA MEREKALAH KITA BERANI BERDIRI.
Dunia ini begitu buruk, Namun kamu begitu cantik buatku. Dan sepenggal reff dari lagu itupun membuatku menyadari masih ada orang yang cantik buatku. orang yang menanti kita untuk pulang, yang membuat kita melepas penat dan lelah, yang menanti senyum kita dan tersenyum buat kita, people we care about and care about us...
OLD CONVERSATION
Mungkin udah pernah sempet kebahas somewhere in this blog, but i really really have a thing with MOOD, so let's just post it anyway.
Entah kenapa yang namanya mood itu emang susah untuk dimunculin. Seorang kawan yang sekarang belajar arsitektur di sebuah universitas swasta di jogjakarta pernah membuat konversasi :
"nek arsitek i kudu pinter2 nggawe mood enak, dan terkadang mood kuwi muncule iso kapan wae. La terus pintere kowe wae nggawe penak moodmu" -yang artinya kurang lebih bahwa mood itu terkadang munculnya ngerandom, dan kita yang harus ngebuat diri kita sendiri nyaman dan dapet moodnya itu sendiri. pertanyaan iseng dariku muncul -ini udah d translate indonesia
"terus caranya kita dapet mood gimana bro?, secara dia itu munculnya random"
"kalo itu sih tergantung lo nya aja, beda2 kok aku sama kamu, kamu sama mereka, mereka sama mereka yang lainnya pasti beda, kalo aku lewat nggudut(rokok) pas malem2 penuh sunyi, pas itulah aku dapet mood"
pada saat percakapan itu berlangsung sebenernya kata mood = inspirasi, cuman dalam tulisan ini aku ganti jadi mood biar sesuai ama post ini aja.
Entah kenapa yang namanya mood itu emang susah untuk dimunculin. Seorang kawan yang sekarang belajar arsitektur di sebuah universitas swasta di jogjakarta pernah membuat konversasi :
"nek arsitek i kudu pinter2 nggawe mood enak, dan terkadang mood kuwi muncule iso kapan wae. La terus pintere kowe wae nggawe penak moodmu" -yang artinya kurang lebih bahwa mood itu terkadang munculnya ngerandom, dan kita yang harus ngebuat diri kita sendiri nyaman dan dapet moodnya itu sendiri. pertanyaan iseng dariku muncul -ini udah d translate indonesia
"terus caranya kita dapet mood gimana bro?, secara dia itu munculnya random"
"kalo itu sih tergantung lo nya aja, beda2 kok aku sama kamu, kamu sama mereka, mereka sama mereka yang lainnya pasti beda, kalo aku lewat nggudut(rokok) pas malem2 penuh sunyi, pas itulah aku dapet mood"
pada saat percakapan itu berlangsung sebenernya kata mood = inspirasi, cuman dalam tulisan ini aku ganti jadi mood biar sesuai ama post ini aja.
Jumat, 25 November 2011
Me and My Morning Moment
Sebagai mahasiswa tentunya saya harus berpikir out of the box seperti saran buku-buku, film-film, bahkan dari om saya yang mengajarkan kita untuk mempunyai mindset out of the box. Doing stuff that others dont do, make our brand new thing and stuff out of ordinary.
Kalo kata dokter, berkeringat di pagi hari itu baik dan sehat, dan saya pun mengingat kembali kata2 dokter ini. Bangun jam 4, ngerjain tugas akuntansi yang emang bukan keahlian gue makanya tiap ada tugas gue nyontek terus, and after doing that assignment, i have nothing to do. Finally, aku keinget kata2 dokter bahwa berkeringat itu baik. Cara terbaik berkeringet adalah dengan olahraga yang tentunya (enggak) saya lakukan. Dengan kombinasi otak kanan dan kiri saya mencoba berpikir apa yang dapat saya lakukan pagi ini untuk mengeluarkan beberapa tetes keringat. Olahraga? Definitely out of my stuff. Bersih-bersih rumah? Disuruh sih, tapi kemalasan ternyata mengalahkanku. Dan akhirnya sebuah kopi instant hangat di pagi hari berhasil membujukku untuk menyeduhnya.
Blahhhhh, asik juga menikmati kopi (instant) anget di pagi hari. Keringet keluar, ngga cape dan langsung melek nih mata. Beginilah cara saya mengeluarkan keringat di pagi hari, dengan berpikir yang pastinya sangat-sangat out of the box. Sekali lompat 2-3 pulau terlampaui (mungkin yang bener terlompati), berketingat di pagi hari dan berpikir out of the box. What a nice mood to start the day!!
Kalo kata dokter, berkeringat di pagi hari itu baik dan sehat, dan saya pun mengingat kembali kata2 dokter ini. Bangun jam 4, ngerjain tugas akuntansi yang emang bukan keahlian gue makanya tiap ada tugas gue nyontek terus, and after doing that assignment, i have nothing to do. Finally, aku keinget kata2 dokter bahwa berkeringat itu baik. Cara terbaik berkeringet adalah dengan olahraga yang tentunya (enggak) saya lakukan. Dengan kombinasi otak kanan dan kiri saya mencoba berpikir apa yang dapat saya lakukan pagi ini untuk mengeluarkan beberapa tetes keringat. Olahraga? Definitely out of my stuff. Bersih-bersih rumah? Disuruh sih, tapi kemalasan ternyata mengalahkanku. Dan akhirnya sebuah kopi instant hangat di pagi hari berhasil membujukku untuk menyeduhnya.
Blahhhhh, asik juga menikmati kopi (instant) anget di pagi hari. Keringet keluar, ngga cape dan langsung melek nih mata. Beginilah cara saya mengeluarkan keringat di pagi hari, dengan berpikir yang pastinya sangat-sangat out of the box. Sekali lompat 2-3 pulau terlampaui (mungkin yang bener terlompati), berketingat di pagi hari dan berpikir out of the box. What a nice mood to start the day!!
Kamis, 03 November 2011
Going Away to College
kalo di jejaring sosial bernama facebook (kalo twtter mungking juga iya-sorry i'm not exist person with many social account), sekarang ini lagi trending topicnya badmouthing tentang UTS. entah kenapa kita orang2 indonesia suka mengeluh kalo udah di kasih selembar kertas kosong dan soal yang dibuat sehingga kita galau. Intinya kalo udah ujian itu goodbye dah, dan post ini bakalan cerita tentang kesialan gue dengan sesuatu yang bernama UJIAN TENGAH SEMESTER.
singkat cerita karena belom diceritain, gw udah masuk fakultas ekonomika dan bisnisnya UGM *Yeahhh, UGM mamennn huhuhuhu- dan ternyata di jurusan menejemen, okee i got what i want, dan gue bersukur banget udah bisa masuk walo ibadah gw msh jelek, intinya gue udah mencoba bersukur keterima di menejemen UGM. tapi yang bikin gw aga enek ama ni jurusan, ternyata mempelajari yang namanya matematika ekonomi (fuck, gw kabur ke jurusan menejemen biar kabur dari yang namanya matematika) dan juga mempelajari akuntansi pengantar (wadefak is dis, gw smanya IPA woi, akuntansi apaan sih, bikin workshitttttttt dan balance shiittttttttt *yang bener sheet) -intinya gw ngecurse pelajaran yang ada angkanya.
asiknya sih ada pelajaran yang banyak teorinya macem bisnis pengantar (ihirrrr, i learn how to be a great entreprenuer), ekonomi pengantar (still, there is some graphical methods that i hate it so much) why i like theoritical? karena kalo uda mentok g ngerti apa2 kita bisa ngarang bebas, nyeloteh sengerti kita seasal asalnya yang pntg masih ada hubungannya..coba kalau matematika, akuntansi....kamprettt bener angka2 harus pasti salah dikit sobek dah tuh kertas, bikin baru yang kira2 bisa ngabisin 1 jam. mungkin ini emang takdir gue yang gk bisa jauh dari angka, dan lagi karena PR gw slalu nyontek dan nyontek serta nyontek (PR akuntansi credit to gian *thanks for your perfect homework gue slalu dapet 100 awkawkwak kalo yang matematika ekonomi thanks to my classmate you guys always be there giving me the homework's answer till the "dosen" coming), bikin gw gk tau apa2 pas UTS.
rumus gk tau bingung mau ngarang gimana caranya. ALHASIL karena dosen gw bernama WW (inisial) yang menurut kabar burung adalah dosen sekiller killernya, maka gw tulis soalnya aja biar keliatan banyak yah gitu deh ampe akhirnya gue bengong nunggu waktu abis dan gue kumpulin kertas jawaban yang isinya salinan soal, rencana mau gw kasih tulisan "PAK, BISA NGAJAR GK SIH, GW KOK NGGA NGERTI AMA SEKALI" di lembar jawab, tapi takut gk dilulusin yaudah gw pendem niat kek gitu. afterall, gw masih ngejer yang namanya cumlaude wakawkawk...oke that's my shitty story about UTS,
.last, jdulnya itu sebenernya judul lagunya blink 182...*apasih gk penting banget
singkat cerita karena belom diceritain, gw udah masuk fakultas ekonomika dan bisnisnya UGM *Yeahhh, UGM mamennn huhuhuhu- dan ternyata di jurusan menejemen, okee i got what i want, dan gue bersukur banget udah bisa masuk walo ibadah gw msh jelek, intinya gue udah mencoba bersukur keterima di menejemen UGM. tapi yang bikin gw aga enek ama ni jurusan, ternyata mempelajari yang namanya matematika ekonomi (fuck, gw kabur ke jurusan menejemen biar kabur dari yang namanya matematika) dan juga mempelajari akuntansi pengantar (wadefak is dis, gw smanya IPA woi, akuntansi apaan sih, bikin workshitttttttt dan balance shiittttttttt *yang bener sheet) -intinya gw ngecurse pelajaran yang ada angkanya.
asiknya sih ada pelajaran yang banyak teorinya macem bisnis pengantar (ihirrrr, i learn how to be a great entreprenuer), ekonomi pengantar (still, there is some graphical methods that i hate it so much) why i like theoritical? karena kalo uda mentok g ngerti apa2 kita bisa ngarang bebas, nyeloteh sengerti kita seasal asalnya yang pntg masih ada hubungannya..coba kalau matematika, akuntansi....kamprettt bener angka2 harus pasti salah dikit sobek dah tuh kertas, bikin baru yang kira2 bisa ngabisin 1 jam. mungkin ini emang takdir gue yang gk bisa jauh dari angka, dan lagi karena PR gw slalu nyontek dan nyontek serta nyontek (PR akuntansi credit to gian *thanks for your perfect homework gue slalu dapet 100 awkawkwak kalo yang matematika ekonomi thanks to my classmate you guys always be there giving me the homework's answer till the "dosen" coming), bikin gw gk tau apa2 pas UTS.
rumus gk tau bingung mau ngarang gimana caranya. ALHASIL karena dosen gw bernama WW (inisial) yang menurut kabar burung adalah dosen sekiller killernya, maka gw tulis soalnya aja biar keliatan banyak yah gitu deh ampe akhirnya gue bengong nunggu waktu abis dan gue kumpulin kertas jawaban yang isinya salinan soal, rencana mau gw kasih tulisan "PAK, BISA NGAJAR GK SIH, GW KOK NGGA NGERTI AMA SEKALI" di lembar jawab, tapi takut gk dilulusin yaudah gw pendem niat kek gitu. afterall, gw masih ngejer yang namanya cumlaude wakawkawk...oke that's my shitty story about UTS,
.last, jdulnya itu sebenernya judul lagunya blink 182...*apasih gk penting banget
Sabtu, 27 Agustus 2011
A WHOLE NEW START
Well, there is a bunch i want to share about in this past i-don’t-know month. Oh iya, menyangkut postku yang bersambung itu kenapa ngga d sambung2, here’s the story about it : Actually, itu tuh sebuah karakter dalam sebuah novel yang menurut gw sangar and gw ingin ngepost tentang novel itu,..the more i try to remember the story the more i forget, damnnn i hate this attitude of mine. Judulnya DIARY PRAMUGARI dengan taglinenya cinta, seks, dan kehidupan yang menggugah. The thing is, why I read this novel is because of the story itself. Dan amazingnya, dalam buku ini, ada sesuatu yang engga diungkap dan baru d certain akhir2. Ini nih yang bikin gw keep reading this novel till the end of the very page in one night (baca : semalem, well ini hal yang luar biasa buat gw secara gw g suka baca). Is this a good habit or a bad habit, well i dont really know about myself yet, but when i interest in something / someone (maybe), i want to know the end of it (in this case, it’s a book).
Okay, keep going on, i’ll tell about this book a little bit. The tittle reflect the book, well, it’s the same about this book, ceritanya tentang pramugari yang bernama Jingga (for her description, check my older post). D kursus pramugari dia nemuin temen yang namanya ..... sebut saja si A (well, i cant remember her name, but the story still clear deep inside mr.brain). Nah si Jingga dan si A ternyata jadi temen baik. Jingga pun ngerti luar dalemnya kalo si A itu nggak beragama, tapi dia percaya tuhan. Di sini nih serunya, kita jadi ngerti sudut pandang orang yang ga beragama tapi percaya tuhan dimana si A ini orangnya gk mau ngelakuin hal-hal yang buruk tapi dia juga ngga mau terikat sama yang namanya agama. Karakter si A ini yang paling gue suka dan menurut gue jadi orang fleksibel yang ngga terikat itu adalah suatu kebebasan tersendiri (bukan berarti gw mau ngelepas agama gue juga). You’ll miss all the fun if i’ll tell you the whole story, so i’ll leave here. Gw pribadi ngerecomended banget nih buku. Banyak banget yang bisa kita ambil dari Diary Pramugari ini. Gw cari ni buku di gramedia kaga ada, ternyata emg ni novel gk terkenal2 amat ya. But, “dont judge a book, by it’s reputation, there’s diamond in the mud”. G bener yah kata2nya, *hehhehe, ngaco dikit gpp kan, lagian itu juga gw ambil dari anime, hmmm, gimana ya sekarang gw lagi asik2nya ngeliat something macem anime, manga, and light novel. Kata temenku sih “apaan sih asiknya ngeliat gituan?? Hal2 d situ kan gk mungkin ada d kehidupan nyata”.... gw mikir, bener juga, tapi kan.....”hmm gimana ya, di anime ini yang impossible d kehidupan nyata, jadi possible loh ^_^”...diem deh dia *hauhauhaua, im the winner in this case
Huhh?? Third paragraph already? Well then, the sun is set, time to start my day. Oh iya, gue belom kasi kabar kalo gue uda lulus ya, and the fabulous one is accepted in the UGM university. YEAHH, ekonomi manajemen precisely. As the title writed, i’m waiting for new experience in my college days. 9 days to OSPEK (countdown started).
Okay, keep going on, i’ll tell about this book a little bit. The tittle reflect the book, well, it’s the same about this book, ceritanya tentang pramugari yang bernama Jingga (for her description, check my older post). D kursus pramugari dia nemuin temen yang namanya ..... sebut saja si A (well, i cant remember her name, but the story still clear deep inside mr.brain). Nah si Jingga dan si A ternyata jadi temen baik. Jingga pun ngerti luar dalemnya kalo si A itu nggak beragama, tapi dia percaya tuhan. Di sini nih serunya, kita jadi ngerti sudut pandang orang yang ga beragama tapi percaya tuhan dimana si A ini orangnya gk mau ngelakuin hal-hal yang buruk tapi dia juga ngga mau terikat sama yang namanya agama. Karakter si A ini yang paling gue suka dan menurut gue jadi orang fleksibel yang ngga terikat itu adalah suatu kebebasan tersendiri (bukan berarti gw mau ngelepas agama gue juga). You’ll miss all the fun if i’ll tell you the whole story, so i’ll leave here. Gw pribadi ngerecomended banget nih buku. Banyak banget yang bisa kita ambil dari Diary Pramugari ini. Gw cari ni buku di gramedia kaga ada, ternyata emg ni novel gk terkenal2 amat ya. But, “dont judge a book, by it’s reputation, there’s diamond in the mud”. G bener yah kata2nya, *hehhehe, ngaco dikit gpp kan, lagian itu juga gw ambil dari anime, hmmm, gimana ya sekarang gw lagi asik2nya ngeliat something macem anime, manga, and light novel. Kata temenku sih “apaan sih asiknya ngeliat gituan?? Hal2 d situ kan gk mungkin ada d kehidupan nyata”.... gw mikir, bener juga, tapi kan.....”hmm gimana ya, di anime ini yang impossible d kehidupan nyata, jadi possible loh ^_^”...diem deh dia *hauhauhaua, im the winner in this case
Huhh?? Third paragraph already? Well then, the sun is set, time to start my day. Oh iya, gue belom kasi kabar kalo gue uda lulus ya, and the fabulous one is accepted in the UGM university. YEAHH, ekonomi manajemen precisely. As the title writed, i’m waiting for new experience in my college days. 9 days to OSPEK (countdown started).
Langganan:
Komentar (Atom)

